Rabu, 16 Juli 2014

KUTU KELAMIN PADA WANITA

Kutu kemaluan merupakan kutu yang hidup pada daerah yang lembab dan bertekstur kasar dan tebal. Seperti pada rambut kemaluan, ketiak, jenggot, kumis, ataupun rambut yang terdapat pada dada. Biasanya wanita lebih beresiko terhdapat terinfeksinya kutu kemaluan. Mengapa demikian ?. Para ahli pengobatan penyakit kelamin akan menjelaskannya.
Telah diketahui bahwa kutu kemaluan dapat hidup pada daerah yang lembab. Maka dari itu wanita sangat beresiko tinggi terimfeksi kutu kemaluan karena pada daerah kelamin wanita merupakan daerah yang paling lembab sehingga dapat menjadi tempat hidup bagi para kutu kemaluan. Tetapi kutu kemaluan ini hanya dapat hidup pada rambut kelamin saja dan tidak dapat masuk ke dalam vagina. Jikapun kutu kelamin mencoba masuk ke dalam vagina, maka akan mati dengan sendirinya karena kadar keasaman yang ada pada daerah vagina.



Jika sudah seperti itu, untuk para wanita dapat lebih menjaga kebersihan alat kelamin agar selalu bersih dan kering sehingga dapat terhindar dari terinfeksinya kutu kemaluan. Tidak hanya itu saja, untuk wanita atau pria juga dapat mencegahnya dengan tidak melakukan hubungan seksual yang berbeda-beda serta penggunaan barang pakaian dan peralatan mandi yang menjadi hal pribadi dan gigunakan untuk diri sendiri. Untuk informasi yang lebih lanjut, anda dapat lakukan konsultasi dengan dokter spesialis RS Metropole yang dilakukan secara online agar dapat memudahkan klien menadapatkan informasi yang lebih jelas.

Tips hangat untuk ke rumah sakit : Silahkan buka website kami untuk memahami informasi tentang Mertopole Hospital, yang bebeas biaya pendaftaran, tidak perlu antri dan dapat diprioritaskan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kami. Terima kasih.
Peringatan : Jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik "Konsultasi Online", dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda atau dapat hubungi nomor 021- 6911921/6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

                                               

Tidak ada komentar:

Posting Komentar